WNA, Sebanyak 174 Nama di Coret KPU Dalam Pemilu 2019

WNA, Sebanyak 174 Nama di Coret KPU Dalam Pemilu 2019

LiputanGlobal9 – Komisioner Komisi Penentuan Umum (KPU) Hasyim Asyari menyebutkan sudah mencoret 174 nama masyarakat negara asing (WNA) dari rincian pemilih masih (DPT) Pemilu 2019. Jumlahnya itu makin bertambah sekitar 73 orang dari 101 yang telah dicoret.

“Telah. Yang telah didapati WNA telah dikeluarkan dari DPT. Ada 174,” kata Hasyim di lokasi Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2019).

Akan tetapi, ia tidak merinci jumlahnya asal negara WNA yang sudah dicoret. Pun dari propinsi manakah penemuan itu.

Selain itu, KPU pastikan sudah menyisir data di dua tingkat. Pertama data file, lantas dicek dengan verifikasi lapangan.

“Nama ini, alamat ini, dicek di lapangan. Orangnya ada apakah tidak. Lalu yang berkaitan WNI apakah bukan. Jika diyakinkan bukan akan dikeluarkan dari DPT,” jelas Hasyim.

KPU awal mulanya mengatakan, jajarannya di daerah sudah mencoret atau meniadakan 101 nama WNA pemilik KTP elektronik dari DPT Pemilu 2019.

Berdasar pada tayangan wartawan di Jakarta, Rabu malam 6 Maret 2019, KPU menuturkan, awalannya Ditjen Dukcapil memberitahukan temuannya atas 103 nama WNA pemilik KTP elektronik yang masuk dalam DPT.

Sesudah dijelajahi KPU, cuma 102 nama WNA yang masuk dalam DPT, serta diantara 102 nama itu, ada dua nama pemilih yang ganda atas nama Guillaume.

Penemuan Berlainan Bawaslu
Awal mulanya, Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) mempunyai penemuan yang berlainan. Ada 158 masyarakat negara asing (WNA) yang disangka terdaftar dalam rincian pemilih masih (DPT). Penemuan itu berdasar pada pengawasan serta riset faktual pada kekuatan WNA tercatat dalam DPT.

Rinciannya daerahnya, Propinsi Bali (36 orang), Banten (7), Yogyakarta (10), Jakarta (1), Jambi (1), Jawa Barat (29), Jawa Tengah (18), Jawa Timur (37), Kalimantan Barat (2), Bangka Belitung (1), Lampung (1), Nusa Tenggara Barat (6), Sulawesi Utara (2), Sumatera Barat (6), serta di Sulawesi Tengah (1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *