Mobil Listrik Belum Mendapat Tempat di Hati Para Pemakai Supercar

Mobil Listrik Belum Mendapat Tempat di Hati Para Pemakai Supercar

LiputanGlobal9 – Masa mobil listrik makin dekat. Bahkan juga, Pemerintah RI beritanya telah siap memfinalisasi draf Perpres Kendaraan Listrik di Indonesia 5 Maret 2019 (besok). Kendaraan listrik memang akan jadi alat transportasi hari esok bersamaan dengan meningkatnya kesadaran manusia akan situasi keadaan.

Tidak hanya dapat kurangi ketergantungan pemakaian bahan bakar berbasiskan fosil, kendaraan listrik dapat juga mendesak emisi gas buang kendaraan yang sarat polusi.

Akan tetapi untuk sekarang ini pemakai supercar terasa belumlah demikian tertarik dengan beberapa produk mobil berbasiskan listrik. Seperti diutarakan Presiden Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) Hanan Supangkat, ada satu fakta kenapa mobil listrik belumlah mendapatkan tempat di hati beberapa pemakai supercar.

“Untuk mobil listrik, sekarang ini memanglah belum ya. Alasanya sebab tidak ada suaranya,” kata Hanan pada wartawan di antara pekerjaan FOCI Tur Trans Java 2019 (1-2 Maret 2019).

Menurut Hanan, salah satunya daya tarik penting supercar berada di mesin besarnya serta raungan knalpotnya yang gahar. Hanan memberikan contoh balap mobil Formula E yang tidak seseksi balap Formula 1.

“Jika mobil suaranya ada kan enak. Tetapi kan jika mobil listrik tidak ada suaranya benar-benar. Perumpamaannya Formula 1 yang dahulu jika kita tonton sampai merinding-merinding, jika saat ini di Formula E telah tidak demikian menarik,” pungkas Hanan.

Beberapa produsen otomotif dalam dunia sendiri sekarang ini telah ada yang menghasilkan supercar listrik, perumpamaannya ada di mode Tesla Roadster atau supercar bikinan China, Venera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *